Israel Terima Kesepakatan Gencatan Senjata, Hamas Beri Sinyal Positif
Jum'at, 02 Februari 2024 - 14:57 WIB
Namun, sebagai langkah untuk mengakhiri perang, hal ini juga mengancam rencana Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk terus berperang sampai Israel mencapai “kemenangan total” atas para pejuang, seperti yang telah dia janjikan dalam beberapa kesempatan.
Kelompok garis keras dalam kabinet Netanyahu telah menekannya untuk menolak perjanjian apa pun yang mereka anggap terlalu lunak terhadap Hamas.
Israel telah menghadapi kecaman internasional atas tindakannya di Gaza, dan dua pendukung paling setia negara Yahudi tersebut, Amerika Serikat dan Inggris, pekan ini menyatakan mereka bisa segera mengakui negara Palestina yang merdeka.
Hasil seperti itu akan menjadi bencana politik bagi Netanyahu, yang membuat marah Washington dan London bulan lalu ketika dia menolak solusi dua negara dalam konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun dengan Palestina.
Pejuang Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.
Israel menggelar operasi darat tiga pekan kemudian. Rezim kolonial Zionis telah membunuh lebih dari 27.000 warga Palestina, dua pertiganya adalah wanita dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Kelompok garis keras dalam kabinet Netanyahu telah menekannya untuk menolak perjanjian apa pun yang mereka anggap terlalu lunak terhadap Hamas.
Israel telah menghadapi kecaman internasional atas tindakannya di Gaza, dan dua pendukung paling setia negara Yahudi tersebut, Amerika Serikat dan Inggris, pekan ini menyatakan mereka bisa segera mengakui negara Palestina yang merdeka.
Hasil seperti itu akan menjadi bencana politik bagi Netanyahu, yang membuat marah Washington dan London bulan lalu ketika dia menolak solusi dua negara dalam konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun dengan Palestina.
Pejuang Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera sekitar 240 orang.
Israel menggelar operasi darat tiga pekan kemudian. Rezim kolonial Zionis telah membunuh lebih dari 27.000 warga Palestina, dua pertiganya adalah wanita dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
(sya)
Lihat Juga :