Menteri Kesehatan Jerman Ragukan Vaksin Covid-19 Buatan Rusia
Rabu, 12 Agustus 2020 - 16:15 WIB
Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn. Foto/REUTERS
BERLIN - Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn meragukan kabar bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang memberi persetujuan regulator pada vaksin Covid-19.
Menurut dia, lebih penting memiliki produk yang aman dan sudah teruji dibandingkan hanya menjadi yang pertama memiliki vaksin Covid-19.
Vaksin Rusia itu disebut “Sputnik V” seperti nama satelit pertama di dunia yang diluncurkan Uni Soviet. Namun vaksin itu belum menyelesaikan uji coba terakhirnya. Persetujuan regulator diberika nsetelah kurang dari dua bulan tes pada manusia.
"Ini buka ntentang menjadi yang pertama. Ini tentang memiliki vaksin yang efektif, teruji dan aman," tutur Spahn pada radio Deutschlandfunk. (Baca Juga: China Berhasil Tes Rudal Jenis Baru dengan Helikopter Z-10A)
Menurut dia, lebih penting memiliki produk yang aman dan sudah teruji dibandingkan hanya menjadi yang pertama memiliki vaksin Covid-19.
Vaksin Rusia itu disebut “Sputnik V” seperti nama satelit pertama di dunia yang diluncurkan Uni Soviet. Namun vaksin itu belum menyelesaikan uji coba terakhirnya. Persetujuan regulator diberika nsetelah kurang dari dua bulan tes pada manusia.
"Ini buka ntentang menjadi yang pertama. Ini tentang memiliki vaksin yang efektif, teruji dan aman," tutur Spahn pada radio Deutschlandfunk. (Baca Juga: China Berhasil Tes Rudal Jenis Baru dengan Helikopter Z-10A)
Lihat Juga :