Arab Saudi Kecam Serangan Drone Tewaskan 3 Tentara AS di Yordania, Sebut Aksi Teroris
Selasa, 30 Januari 2024 - 13:08 WIB
Kelompok Perlawanan Islam di Irak, sebuah kelompok payung bagi milisi Islam Syiah, telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka tidak gentar dengan ancaman respons dari Amerika.
Kelompok milisi pro-Iran itu menjanjikan lebih banyak eskalasi jika AS terus mendukung Israel dalam invasi brutalnya di Gaza, Palestina.
Kelompok milisi tersebut menjadi salah satu dari banyak kelompok yang menentang pengeboman Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina. Invasi ini dimulai sejak 7 Oktober setelah serangan Hamas ke Israel yang tewaskan 1.139 orang.
“Semua kepentingan AS di kawasan ini adalah target yang sah dan kami tidak peduli dengan ancaman AS untuk meresponsnya,” kata seorang pejabat senior kelompok milisi tersebut kepada Washington Post.
Iran telah membantah terlibat dalam serangan drone terhadap pangkalan militer AS di Yordania yang dekat dengan perbatasan Suriah.
Kelompok milisi pro-Iran itu menjanjikan lebih banyak eskalasi jika AS terus mendukung Israel dalam invasi brutalnya di Gaza, Palestina.
Kelompok milisi tersebut menjadi salah satu dari banyak kelompok yang menentang pengeboman Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 26.000 warga Palestina. Invasi ini dimulai sejak 7 Oktober setelah serangan Hamas ke Israel yang tewaskan 1.139 orang.
“Semua kepentingan AS di kawasan ini adalah target yang sah dan kami tidak peduli dengan ancaman AS untuk meresponsnya,” kata seorang pejabat senior kelompok milisi tersebut kepada Washington Post.
Iran telah membantah terlibat dalam serangan drone terhadap pangkalan militer AS di Yordania yang dekat dengan perbatasan Suriah.
Lihat Juga :