Penembak Jitu Israel Eksekusi 2 Anak Palestina yang Pegang Bendera Putih

Jum'at, 26 Januari 2024 - 21:01 WIB
“Ada 150 tenaga kesehatan, 350 pasien, dan ratusan keluarga pengungsi di Kompleks Medis Nasser dalam kondisi bencana kelaparan, penargetan, dan kurangnya pengobatan,” ungkap Dr Ashraf al-Qudra.

“Rumah Sakit Nasser hanya berfungsi dengan 10% personelnya dan kondisinya tidak manusiawi,” papar Kementerian Kesehatan Palestina pada Kamis.

Di sisi lain, mulai muncul kelompok penentang perang di Israel. Memang masih terlalu dini untuk mengatakan apakah hilangnya 21 tentara Israel dalam satu hari di kamp pengungsi Maghazi di Gaza tengah akan menjadi momen penting dalam perang di Gaza.

Baca juga: Rudal Pembunuh 21 Tentara Israel di Gaza Hasil Produksi Lokal Hamas

Tentu saja ada presedennya. Salah satunya adalah hilangnya 73 tentara ketika dua helikopter bertabrakan di Galilea Utara pada tahun 1997. Hal itulah yang menjadi titik awal gerakan protes yang berujung pada penarikan diri Israel dari Lebanon tiga tahun kemudian.

Namun hilangnya banyak tentara Israel di Maghazi yang sebagian besar merupakan tentara cadangan tentu saja dapat menambah kelelahan perang yang dirasakan masyarakat Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!