Eks Analis CIA: Israel Punya Kepentingan Ekonomi di Gaza, Ada Ladang Gas Besar

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:33 WIB
Paket tersebut dilaksanakan melalui penetapan darurat dan mencakup penjualan senilai USD147,5 juta pada Israel.

Penjualan senjata itu terjadi di tengah seruan manipulatif Washington untuk mengakhiri kematian warga sipil di Jalur Gaza.

Ladang Gas Lepas Pantai Gaza yang Kaya



“Di sisi ekonomi, yang tentu saja sangat penting, Israel mempunyai kepentingan utama dalam melindungi 'hak' mereka atas wilayah perairan Gaza, di mana terdapat banyak ladang gas di lepas pantai,” papar McGovern.

Dia menekankan, “Israel mengklaim kepemilikan tunggal atas wilayah perairan tersebut. Dan ada desain saluran pipa Mediterania Timur yang akan memungkinkan Israel mengekspor ke Italia dan negara lain di Uni Eropa gas alam yang disita oleh kekuatan militer dari warga Palestina di Gaza. Dan itu adalah sesuatu yang benar-benar tidak Anda lihat di media arus utama di sini, bukan?"

“Jadi genosida tetaplah genosida, dan kecuali hal ini dihentikan, Israel tidak hanya akan mendapatkan keuntungan dari 'keamanan tambahan' untuk sementara waktu, namun juga akan mendapat keuntungan dari adanya 'klaim' yang lebih baik atau klaim semi-atau klaim kuasi-legal atas perairan tersebut. Gaza, yang seperti diketahui orang, sangat kaya akan cadangan gas,” tegas McGovern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!