5 Sekutu Iran yang Berpotensi Memicu Perang Dunia III
Kamis, 25 Januari 2024 - 14:14 WIB
Iran dan Rusia telah menjadi sekutu militer dalam konflik di Suriah, Irak dan Afghanistan dan juga berbagi kemitraan ekonomi.
Bryce Wakefield, direktur eksekutif Australian Institute of International Affairs, mengatakan kepada ABC bahwa jika terjadi konflik besar-besaran, Rusia dan Tiongkok tidak akan menonjolkan diri.
“Mereka mungkin mendukung Iran di PBB dengan memberikan suara menentang resolusi Dewan Keamanan, sanksi atau izin untuk menggunakan kekuatan dari pihak AS,” katanya, dilansir ABC News.
“Tetapi mereka tidak ingin secara terang-terangan menyatakan bahwa mereka mendukung Iran.”
Direktur proyek Iran untuk organisasi nirlaba internasional Crisis Group, Ali Vaez, sependapat, dengan mengatakan bahwa "sangat tidak mungkin China dan Rusia bersedia membayar harga dalam menghadapi AS untuk membela Iran".
“Salah satu alasan Iran bergantung pada jaringan proksi dan mitra yang telah dikembangkannya selama bertahun-tahun adalah karena negara ini secara strategis sendirian. Negara ini tidak memiliki penjamin keamanan,” katanya kepada ABC.
5. China
China juga menyatakan tekadnya untuk "mengembangkan kemitraan strategis komprehensif dengan Iran" ketika ketegangan dengan AS meningkat.Bryce Wakefield, direktur eksekutif Australian Institute of International Affairs, mengatakan kepada ABC bahwa jika terjadi konflik besar-besaran, Rusia dan Tiongkok tidak akan menonjolkan diri.
“Mereka mungkin mendukung Iran di PBB dengan memberikan suara menentang resolusi Dewan Keamanan, sanksi atau izin untuk menggunakan kekuatan dari pihak AS,” katanya, dilansir ABC News.
“Tetapi mereka tidak ingin secara terang-terangan menyatakan bahwa mereka mendukung Iran.”
Direktur proyek Iran untuk organisasi nirlaba internasional Crisis Group, Ali Vaez, sependapat, dengan mengatakan bahwa "sangat tidak mungkin China dan Rusia bersedia membayar harga dalam menghadapi AS untuk membela Iran".
“Salah satu alasan Iran bergantung pada jaringan proksi dan mitra yang telah dikembangkannya selama bertahun-tahun adalah karena negara ini secara strategis sendirian. Negara ini tidak memiliki penjamin keamanan,” katanya kepada ABC.
(ahm)
Lihat Juga :