11.000 Anak Palestina Tewas dalam 108 Hari Genosida Israel di Gaza
Rabu, 24 Januari 2024 - 13:30 WIB
Sebanyak 119 jurnalis tewas dalam serangan Israel di Gaza, sejak 7 Oktober 2023.
Awal bulan ini, kantor Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan mengkonfirmasi kepada Reporters Without Borders (RSF) bahwa “kejahatan terhadap jurnalis” termasuk dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap situasi di Palestina.
Pasukan Israel menahan 99 petugas kesehatan dan 10 jurnalis, dan 2 juta orang mengungsi di Jalur Gaza, menurut laporan Anadolu.
Kantor media juga menyoroti kondisi tidak manusiawi di tempat penampungan yang padat, tempat pengungsi Palestina mencari perlindungan.
“Pernyataan tersebut menyebutkan 400.000 kasus penyakit menular dan lebih dari 8.000 kasus Hepatitis A telah terdeteksi akibat pengungsian paksa Israel,” ungkap laporan Anadolu.
Kantor media juga menyampaikan bahwa sekitar 60.000 wanita hamil di Gaza menghadapi risiko kritis karena ketidakmampuan menyediakan layanan kesehatan, sementara 350.000 orang dengan penyakit kronis menghadapi risiko kritis karena kurangnya pengobatan.
Awal bulan ini, kantor Kepala Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan mengkonfirmasi kepada Reporters Without Borders (RSF) bahwa “kejahatan terhadap jurnalis” termasuk dalam penyelidikan yang sedang berlangsung terhadap situasi di Palestina.
Banyak yang Ditahan dan Mengungsi
Pasukan Israel menahan 99 petugas kesehatan dan 10 jurnalis, dan 2 juta orang mengungsi di Jalur Gaza, menurut laporan Anadolu.
Kantor media juga menyoroti kondisi tidak manusiawi di tempat penampungan yang padat, tempat pengungsi Palestina mencari perlindungan.
“Pernyataan tersebut menyebutkan 400.000 kasus penyakit menular dan lebih dari 8.000 kasus Hepatitis A telah terdeteksi akibat pengungsian paksa Israel,” ungkap laporan Anadolu.
Kantor media juga menyampaikan bahwa sekitar 60.000 wanita hamil di Gaza menghadapi risiko kritis karena ketidakmampuan menyediakan layanan kesehatan, sementara 350.000 orang dengan penyakit kronis menghadapi risiko kritis karena kurangnya pengobatan.
Lihat Juga :