AS Tawarkan Draft Baru Resolusi Perpanjang Embargo Senjata Iran
Rabu, 12 Agustus 2020 - 06:43 WIB
Para diplomat mengatakan bahwa meskipun draf teks baru yang sederhana mungkin membuat AS mendapatkan beberapa suara lagi, tidak jelas apakah Washington bisa mendapatkan minimal sembilan suara yang diperlukan, dan mereka mengatakan tidak mungkin meyakinkan Rusia dan China untuk abstain.(Baca: Keukeuh Perpanjang Embargo Senjata Iran, AS Peringatkan Rusia-China )
“Jangan biarkan singkatnya draf AS yang baru membodohi Anda. Poin utamanya adalah bahwa ia mengizinkan perpanjangan tanpa batas dari embargo senjata Iran dan China serta Rusia akan tidak seperti itu,” Richard Gowan, direktur badan advokasi pencegahan konflik International Crisis Group, memposting di Twitter.
"Sangat besar kemungkinan draf AS ini akan gagal pada hari Jumat," katanya lagi.
Amerika Serikat telah meminta anggota dewan untuk memberikan komentar pada Rabu pagi. Dewan Keamanan PBB beroperasi secara virtual sehingga setelah pemungutan suara dilakukan, para anggota memiliki waktu 24 jam untuk mengirimkan tanggapan mereka. Hasilnya akan diumumkan pada pertemuan publik.
“Jangan biarkan singkatnya draf AS yang baru membodohi Anda. Poin utamanya adalah bahwa ia mengizinkan perpanjangan tanpa batas dari embargo senjata Iran dan China serta Rusia akan tidak seperti itu,” Richard Gowan, direktur badan advokasi pencegahan konflik International Crisis Group, memposting di Twitter.
"Sangat besar kemungkinan draf AS ini akan gagal pada hari Jumat," katanya lagi.
Amerika Serikat telah meminta anggota dewan untuk memberikan komentar pada Rabu pagi. Dewan Keamanan PBB beroperasi secara virtual sehingga setelah pemungutan suara dilakukan, para anggota memiliki waktu 24 jam untuk mengirimkan tanggapan mereka. Hasilnya akan diumumkan pada pertemuan publik.
(ber)
Lihat Juga :