Gerakan Non-Blok Sepakat untuk Dukung Palestina
Sabtu, 20 Januari 2024 - 19:30 WIB
Baca Juga: Menlu Retno Sebut Gerakan Non-Blok Berutang Memerdekakan Palestina
:Kami berdiskusi bagaimana kita dapat memastikan bahwa kita memiliki solusi dua negara yang berkelanjutan dan apa jalan menuju solusi tersebut," paparnya.
Sebelumnya, para pemimpin negara-negara GNB mengecam kampanye militer Israel di Gaza dan menuntut gencatan senjata segera di sana, selama pertemuan puncak tahunan blok beranggotakan 120 negara tersebut.
Puluhan kepala negara dan pejabat senior GNB lainnya, yang dibentuk secara resmi pada tahun 1961 oleh negara-negara yang menentang bergabung dengan salah satu dari dua blok militer dan politik utama era Perang Dingin, menghadiri pertemuan puncak di Uganda.
Israel melancarkan serangannya di Gaza setelah serangan kelompok militan Islam Hamas pada 7 Oktober yang menurut para pejabat Israel lebih dari 1.200 warga Israel dan orang asing terbunuh dan 240 orang disandera. Kampanye militer tersebut telah menewaskan lebih dari 24.000 warga Palestina.
“Sejak 7 Oktober kita telah menyaksikan salah satu tindakan genosida paling kejam yang pernah tercatat dalam sejarah,” kata Wakil Presiden Kuba, Salvador Valdes Mesa, dalam pidatonya di hadapan para delegasi.
:Kami berdiskusi bagaimana kita dapat memastikan bahwa kita memiliki solusi dua negara yang berkelanjutan dan apa jalan menuju solusi tersebut," paparnya.
Sebelumnya, para pemimpin negara-negara GNB mengecam kampanye militer Israel di Gaza dan menuntut gencatan senjata segera di sana, selama pertemuan puncak tahunan blok beranggotakan 120 negara tersebut.
Puluhan kepala negara dan pejabat senior GNB lainnya, yang dibentuk secara resmi pada tahun 1961 oleh negara-negara yang menentang bergabung dengan salah satu dari dua blok militer dan politik utama era Perang Dingin, menghadiri pertemuan puncak di Uganda.
Israel melancarkan serangannya di Gaza setelah serangan kelompok militan Islam Hamas pada 7 Oktober yang menurut para pejabat Israel lebih dari 1.200 warga Israel dan orang asing terbunuh dan 240 orang disandera. Kampanye militer tersebut telah menewaskan lebih dari 24.000 warga Palestina.
“Sejak 7 Oktober kita telah menyaksikan salah satu tindakan genosida paling kejam yang pernah tercatat dalam sejarah,” kata Wakil Presiden Kuba, Salvador Valdes Mesa, dalam pidatonya di hadapan para delegasi.
Lihat Juga :