Erdogan Perintahkan Pejabat Turki Boikot Forum Davos karena Genosida di Gaza

Selasa, 16 Januari 2024 - 19:01 WIB
Erdogan menyebut Hamas sebagai “kelompok pembebasan” dan mengecam Israel sebagai “penjahat perang”.

Para pejabat Hamas juga menggunakan Turki, bersama dengan Qatar dan Lebanon, sebagai basisnya.

Baca juga: 20 Pria Bersenjata Bentrok dengan Tentara Israel di Perbatasan Mesir

Forum Ekonomi Dunia sendiri mengeluarkan pernyataan yang relatif tidak terdengar setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober, dengan mengatakan pihaknya “sangat berduka atas hilangnya nyawa secara tragis begitu banyak warga sipil di Israel dan Gaza.”

Namun menurut Bloomberg, para pejabat Turki kecewa ketika Klaus Schwab, pendiri dan executive chairman forum Davos, menyebut serangan yang dipimpin Hamas sebagai “serangan teroris terhadap Israel.”

Keputusan Turki memboikot konferensi tersebut karena perang di Gaza membuatnya menonjol di antara negara-negara Timur Tengah lainnya, termasuk negara-negara yang memposisikan diri sebagai pendukung setia Palestina.

Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed Bin Abdulrahman al-Thani dijadwalkan menghadiri Davos, bersama dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Shiaa' al-Sudani. Menteri Luar Negeri Arab Saudi juga akan hadir pada acara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!