AS dan Inggris Mengamuk, Bombardir Yaman dengan Rudal Tomahawk

Jum'at, 12 Januari 2024 - 09:33 WIB
Serangan itu terjadi ketika Menteri Pertahanan Lloyd Austin masih dirawat di rumah sakit menyusul komplikasi dari operasi kanker prostat.

Meskipun AS telah melakukan serangan terhadap proksi Iran di Irak dan Suriah sejak pecahnya perang Israel-Hamas di Gaza, serangan ini merupakan serangan pertama terhadap kelompok Houthi di Yaman.

Sesaat sebelumnya, juru bicara Houthi Abdulsalam Jahaf mengatakan rentetan serangan telah melanda sejumlah kota termasuk Sanaa.

“Sekarang Amerika, Inggris, dan Israel melancarkan serangan ke Hodeidah, Sanaa, Dhamar, dan Saada,” tulis Jahaf di X.

“Kami akan mendisiplinkan mereka, Insya Allah," lanjut dia.

Kantor berita Reuters melaporkan setidaknya ada tiga ledakan terjadi di Sanaa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!