Tak Takut Ancaman AS Cs, Houthi Luncurkan Serangan 18 Drone dan 3 Rudal di Laut Merah

Kamis, 11 Januari 2024 - 07:50 WIB
“Inggris bersama sekutunya sebelumnya telah menjelaskan bahwa serangan ilegal ini benar-benar tidak dapat diterima dan jika dilanjutkan maka Houthi akan menanggung konsekuensinya.”

“Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi nyawa tak berdosa dan perekonomian global,” janjinya, seperti dikutip AFP, Kamis (11/1/2024).

Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan Houthi telah meluncurkan serangan kompleks UAV satu arah yang dirancang Iran, serta menembakkan rudal jelajah anti-kapal dan rudal balistik anti-kapal dari wilayah Yaman.

Semua senjata Houthi itu ditembak jatuh oleh kombinasi pesawat tempur F/A-18, yang beroperasi dari kapal induk USS Dwight D Eisenhower, tiga kapal perusak Amerika dan kapal Angkatan Laut Inggris.

Insiden ini adalah yang terbaru sejak AS membentuk satuan tugas Angkatan Laut multinasional bulan lalu untuk melindungi pelayaran Laut Merah dari serangan Houthi, yang membahayakan rute transit yang membawa hingga 12 persen perdagangan global.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!