Ingin Jadi Warga Negara Rusia? Putin Janjikan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Menjadi Tentara

Jum'at, 05 Januari 2024 - 10:51 WIB
Sebuah laporan intelijen AS yang tidak diklasifikasikan lagi menilai bahwa perang di Ukraina telah menyebabkan 315.000 tentara Rusia tewas dan terluka, atau hampir 90% dari jumlah personel yang dimiliki Rusia ketika konflik dimulai, kata sumber yang mengetahui intelijen tersebut kepada Reuters bulan lalu.

Rusia mengerahkan 300.000 tentara tambahan pada September 2022 dalam mobilisasi pertamanya sejak Perang Dunia Kedua. Ada spekulasi yang terus-menerus bahwa mereka akan mengulangi langkah yang tidak populer tersebut, mungkin setelah pemilihan presiden berikutnya pada bulan Maret di mana Putin akan menjalani masa jabatan enam tahun yang baru.

Kremlin telah berulang kali mengatakan tidak diperlukan mobilisasi lebih lanjut, karena ratusan ribu pria menandatangani kontrak sukarela tahun lalu untuk menjadi tentara profesional.

Baik Rusia maupun Ukraina belum mengungkapkan jumlah kerugian mereka dalam perang yang berlangsung selama 22 bulan tersebut. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan bulan lalu bahwa militernya telah mengusulkan untuk memobilisasi 450.000-500.000 orang lagi, dan parlemen Kyiv pada hari Kamis mulai meninjau rancangan undang-undang yang diperebutkan yang akan memperketat dan memperluas aturan mobilisasi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!