Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Pemimpin Hamas di Beirut

Jum'at, 05 Januari 2024 - 07:30 WIB
Baca Juga: Khaled Meshaal: Pembunuhan Pemimpin Hamas Tidak Akan Mematahkan Perlawanan

Pada hari Kamis, saat ia bertemu dengan utusan AS Amos Hochstein di Tel Aviv, Gallant menegaskan kembali tekad negaranya untuk mengubah situasi keamanan di Israel utara, untuk memungkinkan kembalinya warga yang dievakuasi karena serangan terus-menerus. Namun, katanya, ada “waktu yang singkat untuk mencapai pemahaman diplomatik, dan ini adalah hal yang kami sukai”.

Namun, beberapa pejabat senior Israel mendukung tindakan lebih lanjut terhadap Hizbullah untuk menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok tersebut.

Nasrallah diperkirakan akan berpidato di depan para pendukungnya lagi pada Jumat. Pidato terbarunya mungkin merupakan indikasi bahwa apa pun alasannya, ia ingin menghindari konflik yang lebih besar dengan Israel. Namun, ia perlu terlihat memberikan respons terhadap serangan di Beirut. Namun reaksi apa pun kemungkinan besar akan disesuaikan untuk menghindari pembalasan keras dari Israel, dan kemungkinan terjadinya konflik besar lainnya di Lebanon.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!