Israel Sudah Menjatuhkan 65.000 Ton Bom di Gaza, tapi Belum Mampu Mengalahkan Hamas

Jum'at, 05 Januari 2024 - 06:58 WIB
Baca Juga: Khaled Meshaal: Pembunuhan Pemimpin Hamas Tidak Akan Mematahkan Perlawanan

Laporan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan bom semacam itu menunjukkan “penargetan yang disengaja terhadap pembunuhan tanpa pandang bulu dan tidak dapat dibenarkan oleh pendudukan, sebuah pelanggaran yang jelas dan eksplisit terhadap hukum internasional dan berbagai konvensi internasional.”

Kantor tersebut mendokumentasikan penggunaan sekitar sembilan bom dan rudal yang dilarang secara internasional oleh Israel terhadap warga sipil, anak-anak dan wanita.

Bom-bom yang diidentifikasi oleh kantor tersebut termasuk bom penghancur bunker (BLU-113), (BLU-109), (SDBS), tipe Amerika (GBU-28), dipandu oleh sistem GPS untuk menghancurkan infrastruktur, fosfor putih, bom pintar, dan rudal Halberd Gudum.

Disebutkan Kantor Media Gaza bahwa bom tersebut menyebabkan “pembunuhan massal dan cedera dalam hitungan detik, selain menyebabkan kerusakan permanen pada korban cedera, seperti cacat dan cacat, serta risiko lingkungan akibat pelepasan bahan beracun yang mengandung radiasi."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!