Khaled Meshaal: Pembunuhan Pemimpin Hamas Tidak Akan Mematahkan Perlawanan
Jum'at, 05 Januari 2024 - 06:22 WIB
Gerakan tersebut mengatakan bahwa serangan di pinggiran selatan juga menyebabkan matinya dua komandan Brigade Qassam, yang diidentifikasi sebagai Azzam Al-Aqraa dan Samir Fandi.
Menurut Kantor Berita Lebanon, serangan yang dilakukan drone Israel yang menargetkan kantor milik Gerakan Hamas di pinggiran selatan Beirut mengakibatkan kematian 6 orang dan melukai 11 lainnya.
Israel memiliki sejarah panjang dalam membunuh para pemimpin Palestina di luar Wilayah Pendudukan Palestina.
Laporan menunjukkan bahwa peran Al-Arouri dalam Gerakan Hamas menjadi lebih menonjol dari sekedar memegang posisi wakil kepala biro politik Gerakan tersebut.
Selain terus berperan dalam Brigade Al-Qassam, Al-Arouri menghabiskan waktu bertahun-tahun membantu membangun kembali Perlawanan Palestina di Tepi Barat yang Diduduki, menurut klaim otoritas pendudukan Israel.
Menurut laporan, Al-Arouri bekerja sebagai asisten utama Ismail Haniyeh, khususnya mengenai operasi komunikasi politik antara Gerakan, Iran dan Hizbullah.
Ia bergabung dengan Ikhwanul Muslimin sejak usia dini dan, pada tahun 1985, ia memimpin kegiatan mahasiswa Islam di Universitas Hebron.
Menurut Kantor Berita Lebanon, serangan yang dilakukan drone Israel yang menargetkan kantor milik Gerakan Hamas di pinggiran selatan Beirut mengakibatkan kematian 6 orang dan melukai 11 lainnya.
Israel memiliki sejarah panjang dalam membunuh para pemimpin Palestina di luar Wilayah Pendudukan Palestina.
Laporan menunjukkan bahwa peran Al-Arouri dalam Gerakan Hamas menjadi lebih menonjol dari sekedar memegang posisi wakil kepala biro politik Gerakan tersebut.
Selain terus berperan dalam Brigade Al-Qassam, Al-Arouri menghabiskan waktu bertahun-tahun membantu membangun kembali Perlawanan Palestina di Tepi Barat yang Diduduki, menurut klaim otoritas pendudukan Israel.
Menurut laporan, Al-Arouri bekerja sebagai asisten utama Ismail Haniyeh, khususnya mengenai operasi komunikasi politik antara Gerakan, Iran dan Hizbullah.
Ia bergabung dengan Ikhwanul Muslimin sejak usia dini dan, pada tahun 1985, ia memimpin kegiatan mahasiswa Islam di Universitas Hebron.
Lihat Juga :