Khaled Meshaal: Pembunuhan Pemimpin Hamas Tidak Akan Mematahkan Perlawanan

Jum'at, 05 Januari 2024 - 06:22 WIB
Khaled Meshaal menyatakan pembunuhan pemimpin Hamas tidak akan mengalahkan Hamas. Foto/Reuters
GAZA - Dalam pidatonya yang memuji Saleh Al-Arouri, salah satu pemimpin Hamas di Libanon, Khaled Meshaal, mantan ketua pemimpin Hamas yang kini memimpin kantor diasporanya, mengungkapkan membunuh pejabat senior Hamas tidak menghentikan perlawanan terhadap pendudukan Israel.

“Israel telah membunuh puluhan – ratusan dan ribuan – pemimpin rakyat kami selama beberapa dekade terakhir, dari semua kelompok,” katanya, mengutip pembunuhan pendiri Hamas, Sheikh Ahmad Yassin pada tahun 2004, dilansir Al Jazeera.



“Dan apa hasilnya? Setiap kali seorang pemimpin jatuh, pemimpin lainnya bangkit. Kemartiran seorang pemimpin akan melahirkan pemimpin-pemimpin lain yang memiliki keyakinan dan kegigihan yang sama. Ini adalah orang-orang hebat yang tidak akan hancur.”

Sebelumnya, Hamas mengkonfirmasi pembunuhan pemimpin mereka, Saleh Al-Arouri, dalam serangan Israel di pinggiran selatan ibukota Lebanon, Beirut, pada Selasa malam (2/1/2024), bersama dengan dua komandan dari Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas.

Baca Juga: 4 Konsekuensi Penarikan Ribuan Tentara Israel dari Gaza

Seorang anggota biro politik Hamas, Izzat Al-Rishq, menggambarkan operasi tersebut sebagai “pembunuhan pengecut yang dilakukan oleh Pendudukan Zionis terhadap para pemimpin dan simbol bangsa Palestina.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!