Mauritania Gunakan Rambut untuk Atasi Tumpahan Minyak Kapal Jepang
Selasa, 11 Agustus 2020 - 01:30 WIB
Dia menjelaskan, warga Mauritania membuat pelampung panjang yang terbuat dari serat tebu, botol plastik dan rambut manusia yang secara sukarela dipotong.
“Rambut menyerap minyak tapi tidak air. Ada kampanye besar di sekitar pulau untuk mendapatkan rambut,” ungkap Tello. (Baca Juga: Rudal Taiwan Lacak dan Usir Jet-jet Tempur China)
Video online menunjukkan para relawan menyusun daun dan rambut dalam jaring agar dapat mengapung di laut hingga dapat menyerap tumpahan minyak. (Baca Infografis: Prototipe Radar AESA Jet Tempur KF-X korsel resmi diluncurkan)
Pusat penyelamatan, nelayan dan warga lainnya bergabung dalam upaya pembersihan laut tersebut. Beberapa orang memberikan makanan, tempat tinggal gratis untuk relawan. Salon-salon memberi diskon untuk pelanggan yang mau menyumbangkan rambutnya. (Lihat Video: Seorang Nenek di Tangerang Gagalkan Aksi Penjambretan)
“Rambut menyerap minyak tapi tidak air. Ada kampanye besar di sekitar pulau untuk mendapatkan rambut,” ungkap Tello. (Baca Juga: Rudal Taiwan Lacak dan Usir Jet-jet Tempur China)
Video online menunjukkan para relawan menyusun daun dan rambut dalam jaring agar dapat mengapung di laut hingga dapat menyerap tumpahan minyak. (Baca Infografis: Prototipe Radar AESA Jet Tempur KF-X korsel resmi diluncurkan)
Pusat penyelamatan, nelayan dan warga lainnya bergabung dalam upaya pembersihan laut tersebut. Beberapa orang memberikan makanan, tempat tinggal gratis untuk relawan. Salon-salon memberi diskon untuk pelanggan yang mau menyumbangkan rambutnya. (Lihat Video: Seorang Nenek di Tangerang Gagalkan Aksi Penjambretan)
(sya)
Lihat Juga :