Tunjukkan Solidaritas dengan Palestina, Kuba Kutuk Genosida yang Dilakukan Israel
Rabu, 27 Desember 2023 - 18:19 WIB
Rakyat Gaza menjadi korban kekejaman dan genosida yang dilakukan Israel. Foto/Reuters
HAVANA - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menyerukan diakhirinya perang Israel- Hamas di Jalur Gaza yang telah berlangsung selama lebih dari dua setengah bulan.
“Genosida yang dilakukan oleh negara teroris Israel di Gaza merupakan penghinaan bagi seluruh umat manusia. Berapa lama impunitas akan terjadi? Berapa lama lagi akan ada cara bebas untuk membunuh? Kuba, yang tidak akan pernah bersikap acuh tak acuh, berulang kali menyuarakan suaranya untuk Palestina,” kata Miguel Diaz-Canel di X, dilansir Anadolu.
Negara kepulauan tersebut telah berulang kali mengutuk kekerasan di Palestina dan bahkan Parlemen Kuba menyatakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Pada tanggal 20 Desember, kongres Kuba mengutuk “pembunuhan ribuan warga Palestina di Jalur Gaza, lebih dari 70% di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, sebagai akibat dari pemboman tanpa pandang bulu yang dilakukan oleh Israel sejak 7 Oktober.”
Baca Juga: Perang Gaza Akan Berlanjut hingga Beberapa Bulan Mendatang, Apa Pemicunya?
“Situasi saat ini adalah konsekuensi dari praktik pendudukan dan kolonisasi ilegal Israel selama 75 tahun, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap hak-hak asasi rakyat Palestina di wilayah mereka sendiri,” demikian pernyataan deklarasi tersebut.
“Genosida yang dilakukan oleh negara teroris Israel di Gaza merupakan penghinaan bagi seluruh umat manusia. Berapa lama impunitas akan terjadi? Berapa lama lagi akan ada cara bebas untuk membunuh? Kuba, yang tidak akan pernah bersikap acuh tak acuh, berulang kali menyuarakan suaranya untuk Palestina,” kata Miguel Diaz-Canel di X, dilansir Anadolu.
Negara kepulauan tersebut telah berulang kali mengutuk kekerasan di Palestina dan bahkan Parlemen Kuba menyatakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Pada tanggal 20 Desember, kongres Kuba mengutuk “pembunuhan ribuan warga Palestina di Jalur Gaza, lebih dari 70% di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, sebagai akibat dari pemboman tanpa pandang bulu yang dilakukan oleh Israel sejak 7 Oktober.”
Baca Juga: Perang Gaza Akan Berlanjut hingga Beberapa Bulan Mendatang, Apa Pemicunya?
“Situasi saat ini adalah konsekuensi dari praktik pendudukan dan kolonisasi ilegal Israel selama 75 tahun, yang merupakan pelanggaran mencolok terhadap hak-hak asasi rakyat Palestina di wilayah mereka sendiri,” demikian pernyataan deklarasi tersebut.
Lihat Juga :