Australia Ogah Kirim Kapal Perang ke Laut Merah: Bukan Prioritas Strategis Kami
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:37 WIB
Houthi, milisi Syiah Yaman, telah meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel selama perang brutal rezim Zionis dengan Hamas.
Pasukan Houthi juga mengancam akan melumpuhkan perdagangan global jika Israel tak menghentikan genosida di Jalur Gaza.
Baca juga: Israel Tawarkan Kesepakatan Baru pada Hamas, Apa Saja Isinya?
Israel menyatakan perang terhadap Hamas pada Oktober setelah kelompok tersebut melancarkan serangan lintas batas yang menewaskan 1.200 orang. Serangan Hamas itu untuk merespons kekerasan yang dilakukan Israel di wilayah Palestina dan penyerbuan Masjid Al Aqsa.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga melancarkan operasi besar-besaran di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 20.000 warga Palestina, termasuk yang masih hilang di reruntuhan.
Kelompok Houthi mengatakan mereka akan melanjutkan serangan angkatan laut sampai Israel menghentikan serangannya di Gaza.
Pasukan Houthi juga mengancam akan melumpuhkan perdagangan global jika Israel tak menghentikan genosida di Jalur Gaza.
Baca juga: Israel Tawarkan Kesepakatan Baru pada Hamas, Apa Saja Isinya?
Israel menyatakan perang terhadap Hamas pada Oktober setelah kelompok tersebut melancarkan serangan lintas batas yang menewaskan 1.200 orang. Serangan Hamas itu untuk merespons kekerasan yang dilakukan Israel di wilayah Palestina dan penyerbuan Masjid Al Aqsa.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) juga melancarkan operasi besar-besaran di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 20.000 warga Palestina, termasuk yang masih hilang di reruntuhan.
Kelompok Houthi mengatakan mereka akan melanjutkan serangan angkatan laut sampai Israel menghentikan serangannya di Gaza.
Lihat Juga :