Serangan Udara Israel Membunuh Jurnalis Al Jazeera Samer Abu Daqqa di Gaza

Sabtu, 16 Desember 2023 - 14:09 WIB
Ketika al-Dahdouh berhasil mencapai rumah sakit dengan kondisi terluka, Abu Daqqa berada dalam kondisi kritis dan tidak dapat dievakuasi.

Saat al-Dahdouh dirawat di Rumah Sakit Nasser, dia terus berteriak “Samer, Samer”, mengacu pada rekannya Samer Abu Daqqa, yang jenazahnya masih berada di dalam sekolah.

Meninggal Kehabisan Darah



Pasukan Israel menolak untuk mengizinkan evakuasi Abu Daqqa yang terluka parah, yang menyebabkan kematiannya enam jam kemudian.

Gambar video yang diterbitkan oleh Al Jazeera segera setelah berita kematian tersebut menunjukkan ibu Abu Daqqa dan anggota keluarga lainnya berkerumun di sekitar jenazahnya. Mereka dengan panik meneriakkan nama Samer saat jurnalis itu terbaring di tanah setelah meninggal kehabisan darah.

Seorang petugas medis Palestina, dengan seragam medis berlumuran darah, berdiri di tengah kerumunan orang sambil mengumandangkan azan, sementara banyak rekan Abu Daqqa yang menangis tersedu-sedu melihat jenazahnya yang tak bernyawa.

Tiga pekerja pertahanan sipil lainnya dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!