Bentrok dengan Polisi, Ratusan Demonstran di Lebanon Alami Luka-luka

Minggu, 09 Agustus 2020 - 10:59 WIB
Ketegangan terus meningkat di Beirut. Para peserta demonstrasi anti-pemerintah menyerbu gedung-gedung pemerintah, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup. Menurut saluran Lebanon-24, demonstran juga menyerbu Asosiasi Bank Lebanon dan Kementerian Energi.

Aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh ledakan dahsyat yang pada 4 Agustus merobek pelabuhan Beirut dan menimbulkan gelombang kejut, yang menghancurkan atau merusak sebagian besar infrastruktur kota. Menurut Kementerian Kesehatan, 158 orang tewas dalam ledakan itu dan lebih dari 6.000 lainnya terluka. Lebih dari 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

( Baca juga: Ini Kasus Asmara Terlarang Berujung Pembunuhan )

Menurut Kementerian Dalam Negeri Lebanon, pekerjaan pengelasan memicu kebakaran yang meledakkan lebih dari 2.700 ton amonium nitrat, yang disimpan di pelabuhan selama enam tahun setelah disita oleh layanan bea cukai.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!