Bajak Kapal Zionis, Houthi: Kapal-kapal Israel Adalah Target Sah
Selasa, 21 November 2023 - 17:20 WIB
Lebih dari 13.000 orang telah tewas dalam pemboman udara dan operasi darat Israel di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas, kata kementerian kesehatan di sana.
"Pembajakan kapal pada hari Minggu hanya permulaan,” kata juru bicara Houthi Mohammed Abdul-Salam pada hari Minggu dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, sebelumnya Twitter, menjanjikan serangan maritim lebih lanjut sampai Israel menghentikan kampanyenya di Gaza.
Perusahaan keamanan maritim Ambrey mengatakan pihaknya mengetahui bahwa para pemberontak menaiki kapal tersebut dengan melakukan rappelling atau meluncur ke bawah tali dari helikopter – metode yang digunakan oleh Iran selama pembajakan kapal sebelumnya di Selat Hormuz.
Menurut Ambrey dan sumber maritim Yaman, kapal yang berangkat dari Turki ke India dialihkan ke pelabuhan Salif di provinsi Hodeida di Yaman.
Ambrey mengatakan pemilik Galaxy Leader, yang mengangkut mobil dan kendaraan lainnya, terdaftar sebagai Ray Car Carriers Inggris yang perusahaan induknya dimiliki oleh Ungar, seorang pengusaha asal Israel.
Militer Israel mengatakan pembajakan itu adalah insiden yang sangat serius dengan konsekuensi global, sementara seorang pejabat militer Amerika Serikat (AS) menyebutnya pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.
Baca Juga: Tonton Video Houthi Rebut Kapal Kargo Miliarder Israel dengan Helikopter dan Speedboat
"Para kru dilaporkan sedang diselidiki oleh Houthi," kata Ambrey. Mereka termasuk warga Ukraina, Bulgaria, Filipina, Meksiko, dan Rumania, menurut pejabat Israel dan Rumania.
Nippon Yusen, juga dikenal sebagai NYK Line Jepang, mengatakan pihaknya telah membentuk tim tugas untuk mengumpulkan informasi dan memastikan keselamatan kru.
"Pembajakan kapal pada hari Minggu hanya permulaan,” kata juru bicara Houthi Mohammed Abdul-Salam pada hari Minggu dalam sebuah pernyataan yang diposting di X, sebelumnya Twitter, menjanjikan serangan maritim lebih lanjut sampai Israel menghentikan kampanyenya di Gaza.
Perusahaan keamanan maritim Ambrey mengatakan pihaknya mengetahui bahwa para pemberontak menaiki kapal tersebut dengan melakukan rappelling atau meluncur ke bawah tali dari helikopter – metode yang digunakan oleh Iran selama pembajakan kapal sebelumnya di Selat Hormuz.
Menurut Ambrey dan sumber maritim Yaman, kapal yang berangkat dari Turki ke India dialihkan ke pelabuhan Salif di provinsi Hodeida di Yaman.
Ambrey mengatakan pemilik Galaxy Leader, yang mengangkut mobil dan kendaraan lainnya, terdaftar sebagai Ray Car Carriers Inggris yang perusahaan induknya dimiliki oleh Ungar, seorang pengusaha asal Israel.
Militer Israel mengatakan pembajakan itu adalah insiden yang sangat serius dengan konsekuensi global, sementara seorang pejabat militer Amerika Serikat (AS) menyebutnya pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.
Baca Juga: Tonton Video Houthi Rebut Kapal Kargo Miliarder Israel dengan Helikopter dan Speedboat
"Para kru dilaporkan sedang diselidiki oleh Houthi," kata Ambrey. Mereka termasuk warga Ukraina, Bulgaria, Filipina, Meksiko, dan Rumania, menurut pejabat Israel dan Rumania.
Nippon Yusen, juga dikenal sebagai NYK Line Jepang, mengatakan pihaknya telah membentuk tim tugas untuk mengumpulkan informasi dan memastikan keselamatan kru.
Lihat Juga :