4 Alasan Israel Tega Membunuh Anak-Anak dan Ibu Hamil Palestina dengan Kejam

Selasa, 21 November 2023 - 13:50 WIB
Hamas yang memulai serangan pada 7 Oktober lalu menyebabkan kerusakan cukup besar di pihak Israel, dan bahkan menimbulkan sejumlah korban jiwa. Dari situlah Tel Aviv melakukan berbagai serangan balasan.

Lantaran Hamas bukanlah sebuah organisasi militer resmi, membuat Israel menggolongkan Hamas sebagai teroris yang bersembunyi di dalam kerumunan warga sipil Palestina.

Pada dasarnya Hamas memang bukan organisasi militer, dan hanya kelompok milisi. Membuat mereka dianggap memiliki fleksibilitas dalam bergerak.

Namun hal itu justru dimanfaatkan Israel untuk melakukan serangan membabi buta pada warga sipil Palestina. Tak heran jika korban warga sipil termasuk ibu hamil dan anak-anak akan berjatuhan.

2. Menciptakan Ketakutan

Serangan Israel yang berani untuk membunuh ibu hamil dan anak-anak ini juga bertujuan untuk menciptakan ketakutan pada setiap kelompok milisi Palestina supaya mereka tidak melakukan serangannya lagi.

Tidak hanya itu, pihak Israel juga berani untuk menghancurkan fasilitas kesehatan dan tempat beribadah di Gaza. Meskipun dikecam oleh banyak pihak, namun Tel Aviv seakan tak bergumam dan terus melancarkan serangannya.

3. Mendapat Dukungan dari Amerika Serikat

Amerika Serikat yang dikenal sebagai negara adidaya memang telah lama memberikan dukungannya pada Israel. Membuat negeri Yahudi dapat bersikap semaunya sendiri karena memiliki sekutu yang kuat.

Menurut Fox, AS sendiri mulai mendukung pembentukan negara Yahudi setelah Perang Dunia II. Negeri Paman Sam yang sedang melakukan perang dingin dengan Uni Soviet kala itu sempat mendukung Israel yang diserang oleh sejumlah negara Arab yang disokong Soviet.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!