Darah dan Uang, Medvedev Bongkar Inti Doktrin Keamanan AS

Selasa, 21 November 2023 - 05:15 WIB
Moskow berulang kali berpendapat pengiriman senjata ke Kiev hanya akan memperpanjang operasi militer dan memperpanjang penderitaan manusia.

Rusia juga berulang kali menuduh AS dan sekutunya berencana membuat Kiev berperang “sampai warga Ukraina yang terakhir.”

Pasokan militer Barat yang berlimpah, termasuk kendaraan lapis baja berat, seperti tank dan kendaraan tempur infantri, sejauh ini tidak membantu Ukraina mencapai keberhasilan signifikan dalam serangan musim panas yang diawasi ketat, yang gagal membawa perubahan berarti di garis depan selama beberapa bulan sejak dimulainya operasi pada awal Juni.

Namun pasukan Ukraina menderita kerugian besar baik personel maupun material, termasuk peralatan yang dipasok Barat, selama serangan balasan tersebut.

Pada awal November, Pentagon memperingatkan pihaknya berpotensi hanya memiliki sisa dana sebesar USD1 miliar untuk bantuan militer Ukraina dan harus menjatah paket senjata di masa depan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!