Dokter dan Perawat RS Al-Shifa Mengungsi karena Ditodong Senjata oleh Pasukan Israel

Sabtu, 18 November 2023 - 17:30 WIB
Sebelumnya Al Jazeera melaporkan bahwa pasukan Israel memberi waktu satu jam kepada semua orang di Rumah Sakit al-Shifa – termasuk dokter, pasien, dan pengungsi, untuk meninggalkan kompleks medis.

Omar Zaqout mengatakan dia dan orang lain telah dipaksa meninggalkan rumah sakit oleh pasukan Israel, dan pemandangan di luar rumah sakit tersebut “mengerikan”.

“Kami disuruh keluar melalui jalan al-Wehda. Puluhan mayat berserakan di jalan,” ujarnya kepada Al Jazeera. “Banyak tunawisma yang tidak bisa berjalan ditinggalkan di tempat terbuka.”

Zaquot mengatakan pasokan air di al-Shifa telah padam selama lebih dari seminggu, menyebabkan apa yang disebutnya “tidak adanya kebersihan dan kebersihan”.

“Listrik sudah padam lebih dari tiga minggu. Bayi dan bayi baru lahir dibiarkan tanpa oksigen. Ini hanyalah sebuah gua abad pertengahan,” katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!