India Sebut Ketegangan Militer dengan China Akan Berlangsung Lama

Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:45 WIB
Pemimpin oposisi Rahul Gandhi mengatakan pemerintah tidak berterus terang tentang situasi di perbatasan, terutama setelah pernyataan Perdana Menteri Narendra Modi pada Juni lalu bahwa "tidak ada yang menyusup ke perbatasan kami, tidak ada orang di sana sekarang, dan tidak ada pos kami yang dikuasai".

"Lupakan melawan China, PM India tidak memiliki keberanian bahkan untuk menyebut mereka (China)," cuit Gandhi.

"Menyangkal China ada di wilayah kami dan menghapus dokumen dari situs web tidak akan mengubah fakta," cetusnya.

Pasukan India dan China terlibat "pertempuran sengit" di Himalaya barat pada Mei lalu. New Delhi mengatakaninsiden itu menewaskan 20 prajuritnya.(Baca: Bentrok dengan China di Himalaya, 20 Tentara India Tewas )

Peristiwa itu adalah aksi kekerasan terburuk antara dua negara raksasa Asia yang saling bertetangga itu dalam beberapa dekade. China menuduh pihak India melintasi perbatasan de facto dan memprovokasi tentaranya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!