Sniper Israel Bidik Orang-orang di RS al-Shifa, 200 Mayat Ditelantarkan

Rabu, 15 November 2023 - 11:12 WIB
“Tiga puluh dua orang, termasuk bayi dan korban luka, meninggal dalam tiga hari terakhir,” kata Al Qidra.

Dia mengatakan setidaknya 36 bayi lainnya berada dalam risiko besar karena kurangnya listrik.

"Pejabat rumah sakit sedang berupaya mengatur apa yang diperkirakan sekitar 200 penguburan di kuburan massal," katanya.

“Tetapi sejauh ini, kami belum mencapai kemajuan dalam hal mediator.”

Militer Israel mengonfirmasi bahwa operasi militer di dalam RS al-Shifa telah dimulai. Mereka berdalih, serbuan di fasilitas medis ini untuk memburu kelompok Hamas.

"Saat ini, pasukan IDF sedang beroperasi melawan organisasi Hamas, di bagian tertentu di Rumah Sakit al-Shifa," kata juru bicara Pasukan Pertahanan Israel IDF Daniel Hagari di media sosial X.

"Operasi ini didasarkan pada informasi intelijen dan kebutuhan operasional. Tindakan tersebut tidak dimaksudkan untuk merugikan pasien, staf medis, dan warga yang tinggal di rumah sakit,” ujarnya.

"Dalam kelanjutan operasi, inkubator, peralatan medis, dan makanan bayi diharapkan akan dipindahkan ke rumah sakit.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!