5 Pesan Pemimpin Hizbullah Nasrallah tentang Perang Israel-Hamas, Terpenting AS Paling Bertanggung Jawab
Sabtu, 04 November 2023 - 18:18 WIB
“Kami tinggal di hutan. Kita semua harus membuktikan fakta ini. Amerika Serikat sepenuhnya bertanggung jawab atas perang yang berkecamuk di Gaza, melawan orang-orang yang tidak bersenjata dan tidak berdaya,” katanya.
Foto/Reuters
“Beberapa orang mengklaim bahwa kami akan terlibat dalam perang. Saya beritahu Anda, kami telah terlibat dalam pertempuran ini sejak 8 Oktober,” kata Nasrallah.
“Perlawanan Islam di Lebanon mulai beroperasi keesokan harinya.”
“Apa yang terjadi di front kami sangat penting dan signifikan,” kata Nasrallah, seraya mengklaim bahwa konflik di perbatasan dengan Israel adalah yang terpanas sejak tahun 1948.
“Namun saya jamin ini bukanlah akhir. Ini tidak akan cukup.”
Foto/Reuters
“Kami menyerukan negara-negara Arab dan Muslim untuk memutus pasokan minyak dan gas serta makanan dari Israel,” kata Nasrallah, menggemakan tuntutan yang dibuat oleh Iran awal pekan ini.
Dia berkata bahwa dia berharap “pada suatu saat nanti, seluruh umat manusia akan mendengarkan alasan yang masuk akal”.
4. Hizbullah memasuki “perang” sehari setelah serangan Hamas terjadi.
Foto/Reuters
“Beberapa orang mengklaim bahwa kami akan terlibat dalam perang. Saya beritahu Anda, kami telah terlibat dalam pertempuran ini sejak 8 Oktober,” kata Nasrallah.
“Perlawanan Islam di Lebanon mulai beroperasi keesokan harinya.”
“Apa yang terjadi di front kami sangat penting dan signifikan,” kata Nasrallah, seraya mengklaim bahwa konflik di perbatasan dengan Israel adalah yang terpanas sejak tahun 1948.
“Namun saya jamin ini bukanlah akhir. Ini tidak akan cukup.”
5. Nasrallah juga menyerukan negara-negara Arab lainnya untuk membantu Gaza.
Foto/Reuters
“Kami menyerukan negara-negara Arab dan Muslim untuk memutus pasokan minyak dan gas serta makanan dari Israel,” kata Nasrallah, menggemakan tuntutan yang dibuat oleh Iran awal pekan ini.
Dia berkata bahwa dia berharap “pada suatu saat nanti, seluruh umat manusia akan mendengarkan alasan yang masuk akal”.
(ahm)
Lihat Juga :