Polisi Bongkar Sindikat Pencucian Uang China yang Beroperasi di Australia

Jum'at, 03 November 2023 - 09:39 WIB
Bursa Mata Uang Changjiang telah memfasilitasi transaksi melebihi USD6 miliar dalam tiga tahun terakhir, dan sebagian besarnya adalah transaksi sah.

Namun demikian, otoritas Australia mengeklaim bahwa perusahaan tersebut memfasilitasi platform bagi kelompok kejahatan terorganisir untuk memindahkan dana yang diperoleh secara ilegal masuk dan keluar Australia.

Sindikat tersebut disebut-sebut menginstruksikan klien kriminalnya tentang cara memalsukan faktur, laporan bank, dan dokumen bisnis lainnya. Dana yang dicuci diyakini berasal dari aktivitas terlarang seperti penipuan dunia maya, perdagangan barang ilegal, dan kejahatan dengan kekerasan.

Otoritas Australia berpendapat bahwa Bursa Mata Uang Changjiang mendapat untung dari setiap transaksi dana terlarang, dan membebankan biaya lebih tinggi kepada kriminal dibandingkan dengan individu yang memiliki dana sah. Selain itu, perusahaan tersebut juga diduga menghindari kewajiban pajak atas pengiriman uang sah dan sumber pendapatan lainnya.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Australia (AUSTRAC) telah memulai tindakan regulasi terhadap Bursa Mata Uang Changjiang.

Para anggota sindikat tersebut tampaknya mengumpulkan kekayaan ilegal dalam jumlah besar melalui aktivitas kriminal mereka, dan menjalani gaya hidup mewah yang tidak luput dari perhatian penegak hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!