Capres AS Ini Ingin Nama dan Wajah Demonstran Pro-Hamas Dipublikasikan
Kamis, 02 November 2023 - 13:34 WIB
Baca Juga: Hizbullah Serang Lokasi Militer Israel di Sepanjang Perbatasan Lebanon
Pada tanggal 7 Oktober, militan Hamas melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel. Kelompok militan tersebut telah menyandera setidaknya 224 orang sejak menyerang Israel, menurut Pasukan Pertahanan Israel. Israel menyatakan perang melawan Hamas keesokan harinya.
“Jadi, apakah orang-orang Amerika ini ingin melihat mereka menghancurkan Amerika? Dan jika mereka melakukannya, setiap orang dari mereka akan berbahaya bagi negara kita, karena itulah yang Hamas khotbahkan sebagai 'Matilah Amerika,'” lanjut Haley.
Haley mengatakan dia merasa perlu untuk mempublikasikan nama-nama pengunjuk rasa pro-Hamas dan menyebutkan hal ini karena kebenciannya.
“Jadi ketika mereka sampai di sana, dan mereka memegang tanda-tanda itu, atau mereka kesal karena orang-orang tidak mau mempekerjakan mereka, itu karena perusahaan tidak mau mempekerjakan seseorang yang ingin menghancurkan negara kita,” kata Haley dalam wawancara tersebut.
Haley bukan satu-satunya yang menyarankan agar mereka yang menyatakan dukungannya terhadap Hamas dilakukan doxxing.
Manajer hedge fund miliarder Bill Ackman sebelumnya meminta Harvard untuk merilis nama-nama mahasiswa yang menandatangani surat pro-Hamas yang menyalahkan Israel atas serangan Hamas. Ackman kemudian mengatakan bahwa hal ini dilakukan agar dia dan CEO lainnya tidak secara tidak sengaja mempekerjakan mereka.
Baca Juga: Tak Berdaya Setop Genosida Israel di Gaza, Pejabat Tinggi PBB Mundur
Pada tanggal 7 Oktober, militan Hamas melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel. Kelompok militan tersebut telah menyandera setidaknya 224 orang sejak menyerang Israel, menurut Pasukan Pertahanan Israel. Israel menyatakan perang melawan Hamas keesokan harinya.
“Jadi, apakah orang-orang Amerika ini ingin melihat mereka menghancurkan Amerika? Dan jika mereka melakukannya, setiap orang dari mereka akan berbahaya bagi negara kita, karena itulah yang Hamas khotbahkan sebagai 'Matilah Amerika,'” lanjut Haley.
Haley mengatakan dia merasa perlu untuk mempublikasikan nama-nama pengunjuk rasa pro-Hamas dan menyebutkan hal ini karena kebenciannya.
“Jadi ketika mereka sampai di sana, dan mereka memegang tanda-tanda itu, atau mereka kesal karena orang-orang tidak mau mempekerjakan mereka, itu karena perusahaan tidak mau mempekerjakan seseorang yang ingin menghancurkan negara kita,” kata Haley dalam wawancara tersebut.
Haley bukan satu-satunya yang menyarankan agar mereka yang menyatakan dukungannya terhadap Hamas dilakukan doxxing.
Manajer hedge fund miliarder Bill Ackman sebelumnya meminta Harvard untuk merilis nama-nama mahasiswa yang menandatangani surat pro-Hamas yang menyalahkan Israel atas serangan Hamas. Ackman kemudian mengatakan bahwa hal ini dilakukan agar dia dan CEO lainnya tidak secara tidak sengaja mempekerjakan mereka.
Baca Juga: Tak Berdaya Setop Genosida Israel di Gaza, Pejabat Tinggi PBB Mundur
Lihat Juga :