Brigade al-Qassam Hamas Terlibat Pertempuran Sengit dengan Tentara Israel di Gaza
Senin, 30 Oktober 2023 - 09:41 WIB
Juru bicara militer Israel Hagari bersumpah untuk mengejar pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar.
Militer Israel mengakui pasukannya telah menghadapi militan bersenjata yang muncul dari sebuah terowongan di utara Gaza. Ini menyoroti tantangan jaringan bawah tanah Hamas yang luas terhadap operasi darat Israel.
Perang Israel dan Hamas dimulai setelah kelompok perlawanan Palestina yang berkuasa di Gaza itu meluncurkan serangan besar pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan menculik 239 lainnya.
Sejak itu, militer Israel nyaris tanpa henti membombardir Gaza. Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan lebih dari 8.000 orang tewas, setengah dari mereka adalah anak-anak.
Sementara itu, kepanikan dan ketakutan meningkat di wilayah Gaza, tempat lebih dari separuh dari 2,4 juta penduduknya mengungsi dan ribuan bangunan hancur.
Dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden “menggarisbawahi perlunya segera dan secara signifikan meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan warga sipil di Gaza.
"Dan dalam pembicaraan terpisah dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi kedua pemimpin berkomitmen untuk mempercepat dan meningkatkan bantuan secara signifikan," kata Gedung Putih.
Militer Israel mengakui pasukannya telah menghadapi militan bersenjata yang muncul dari sebuah terowongan di utara Gaza. Ini menyoroti tantangan jaringan bawah tanah Hamas yang luas terhadap operasi darat Israel.
Perang Israel dan Hamas dimulai setelah kelompok perlawanan Palestina yang berkuasa di Gaza itu meluncurkan serangan besar pada 7 Oktober yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan menculik 239 lainnya.
Sejak itu, militer Israel nyaris tanpa henti membombardir Gaza. Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan lebih dari 8.000 orang tewas, setengah dari mereka adalah anak-anak.
Sementara itu, kepanikan dan ketakutan meningkat di wilayah Gaza, tempat lebih dari separuh dari 2,4 juta penduduknya mengungsi dan ribuan bangunan hancur.
Dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Minggu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden “menggarisbawahi perlunya segera dan secara signifikan meningkatkan aliran bantuan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan warga sipil di Gaza.
"Dan dalam pembicaraan terpisah dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi kedua pemimpin berkomitmen untuk mempercepat dan meningkatkan bantuan secara signifikan," kata Gedung Putih.
Lihat Juga :