Israel Lancarkan Serangan Baru ke Gaza, Isyaratkan Akan Ada Invasi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 23:21 WIB
Amerika Serikat (AS) dan negara-negara lain mendesak Israel untuk menunda invasi penuh. Jalur Gaza telah terguncang akibat pemboman Israel selama hampir tiga minggu yang dipicu oleh serangan mendadak Hamas yang didukung Iran di Israel selatan yang menewaskan 1.400 orang dan menculik ratusan orang lainnya.

Gedung Putih mengatakan Presiden AS Joe Biden mengadakan panggilan telepon dengan Netanyahu, membahas upaya berkelanjutan untuk menemukan dan menjamin pembebasan warga Amerika yang diyakini disandera oleh militan di Gaza.

Israel mengatakan ada 224 sandera. Hamas mengancam akan membunuh beberapa orang yang ditahannya, termasuk pemegang paspor asing, namun telah membebaskan empat orang sejak Jumat lalu. Gaza juga mulai menerima sejumlah kecil bantuan keesokan harinya.

Gedung Putih mengatakan Biden dan Netanyahu juga membahas perjalanan yang aman bagi orang asing lainnya yang ingin meninggalkan Gaza, aliran bantuan yang berkelanjutan, dan jalan menuju perdamaian permanen dengan rakyat Palestina.

“Presiden menegaskan kembali bahwa Israel mempunyai hak dan tanggung jawab untuk membela warganya dari terorisme dan melakukannya dengan cara yang konsisten dengan hukum kemanusiaan internasional,” kata pernyataan Gedung Putih.

Baca Juga: Israel Tunda Invasi Darat Gaza agar AS Kerahkan Dulu 12 Sistem Rudal ke Timur Tengah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!