Dahsyatnya Ledakan Beirut, Kapal PBB Rusak dan Sejumlah Pasukan Perdamaian Terluka

Rabu, 05 Agustus 2020 - 14:17 WIB
"UNIFIL saat ini sedang menilai situasi, termasuk skala dampak ledakan pada personil UNIFIL, dan siap untuk memberikan bantuan serta dukungan kepada pemerintah Lebanon," pernyataan itu menambahkan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (5/8/2020).

Ledakan kembar di pelabuhan Beirut, Lebanon, semalam benar-benar mengerikan. Data terkini dari pemerintah setempat menyatakan korban tewas bertambah menjadi 78 orang.(Baca: Ledakan Beirut Mengerikan, 78 Tewas dan 4.000 Lebih Terluka )

Perdana Menteri (PM) Lebanon Hassan Diab mengatakan sekitar 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut menjadi penyebab ledakan.

Sebagian besar area di Beirut, Ibu Kota Lebanon, hancur. Pemerintah Lebanon mengumumkan peristiwa ini sebagai hari berkabung nasional.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!