Israel Membabi Buta, Anak-anak Jalur Gaza Tulis Namanya di Tubuh Agar Mudah Diidentifikasi

Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:59 WIB
Tinta hitam tersebut merupakan tanda kecil dari ketakutan dan keputusasaan yang dirasakan oleh para orang tua di daerah kantong padat penduduk tersebut ketika Israel terus melancarkan serangan udara tanpa henti sebagai pembalasan atas serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober lalu.

Pengawas ruangan di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa tempat jenazah dimandikan menggambarkan hari Minggu sebagai “hari yang luar biasa.”

Menolak untuk disebutkan namanya, dia mengatakan kepada CNN bahwa jumlah korban tewas dari Sabtu hingga Minggu telah melebihi 200 orang, dan ini senada dengan apa yang dikatakan Dr. al Masri.

“Apa yang kami perhatikan saat ini adalah banyak orang tua menuliskan nama anak-anak mereka di kaki mereka sehingga mereka dapat diidentifikasi setelah serangan udara dan jika mereka tersesat. Ini adalah fenomena baru yang baru saja dimulai di Gaza,” ujarnya.

“Banyak anak-anak yang hilang, banyak yang sampai di sini dengan tengkorak patah… dan tidak mungkin untuk mengidentifikasi mereka, hanya melalui tulisan itulah mereka dapat diidentifikasi,” imbuhnya.

Selama dua minggu terakhir ratusan anak-anak telah dikeluarkan dari reruntuhan bangunan yang terkena serangan udara di salah satu tempat terpadat di dunia, banyak dari mereka tidak dapat dikenali karena luka-luka mereka.

Baca Juga: Balas Kekalahan pada Invasi Darat Perdana, Israel Bombardir Gaza hingga 436 Orang Tewas
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!