4 Strategi Hamas Mendapatkan Senjata dari Korea Utara dan Rusia, dari Penyelundupan via Laut hingga Pasar Gelap

Selasa, 24 Oktober 2023 - 13:40 WIB
Meskipun Israel berhasil mencegat pengiriman roket Fajr-5 pada tahun 2007 yang ditujukan ke Hamas melalui Sudan, penyelundupan dari kapal ke darat, pasar gelap yang berkembang pesat, dan dominasi persenjataan roket memastikan aliran senjata yang stabil.

Meskipun Hamas menjalin aliansi erat dengan Iran dan Suriah, Hamas juga membeli senjata, termasuk roket Fajr-3, Fajr-5, dan M302, dari sumber asing. Keberagaman sumber daya ini meningkatkan kapasitas Hamas untuk terlibat dalam konflik.

Persenjataan roket sangat penting bagi faksi-faksi Palestina, khususnya Hamas, karena memungkinkan serangan jarak jauh yang hemat biaya dan relatif mudah. Perang Gaza tahun 2014 menyaksikan lebih dari 4.500 roket ditembakkan ke Israel oleh Hamas, yang menggarisbawahi signifikansinya.

Baca Juga: 5 Strategi Hamas Gagalkan Invasi Darat Perdana yang Dilakukan Tentara Israel

2. Penyelundupan Berbasis Laut



Foto/Reuters

Secara historis, sebagian besar persenjataan Hamas tiba melalui laut, di mana kapsul tertutup berisi senjata dijatuhkan di lepas pantai Gaza, yang dikenal sebagai “transfer kapal ke pantai.” Metode ini, terlepas dari risiko yang ditimbulkan oleh kehadiran angkatan laut Israel, memungkinkan Hamas untuk melewati kontrol resmi perbatasan, sehingga memfasilitasi pasokan senjata dalam jumlah besar secara terus-menerus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!