Hamas Bebaskan Sandera Asal AS

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 06:50 WIB
"Sebuah tim dari Kedutaan Besar AS di Israel akan segera menemui dua orang Amerika yang dibebaskan," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Dia mengatakan masih ada 10 orang warga Amerika yang belum ditemukan setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober.

“Kami tahu beberapa dari mereka disandera oleh Hamas,” kata Blinken dalam pengarahan kepada wartawan.

Presiden AS Joe Biden dalam sebuah pernyataan berterima kasih kepada Qatar dan Israel atas kemitraan mereka dalam menjamin pembebasan pasangan tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pembebasan sandera terjadi setelah komunikasi terus menerus selama berhari-hari dan dialog mengenai pembebasan sandera akan terus berlanjut.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC) mengatakan mereka membantu memfasilitasi pembebasan para sandera dengan mengangkut mereka dari Gaza ke Israel.

Hamas sebelumnya menggambarkan tawanan berkewarganegaraan asing sebagai tamu yang akan dibebaskan, tanpa mengatakan apakah mereka termasuk warga Israel yang berkewarganegaraan ganda.

Pernyataan militer Israel pada hari sebelumnya mengatakan mayoritas sandera masih hidup.

Baca Juga: Mohammed Deif dan Yahya Sinwar Jadi Incaran Utama Pasukan Israel
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!