Lagi, Trump Mengaku Tidak Terima Laporan Rusia Buru Tentara AS

Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:20 WIB
Dia kemudian mengatakan, pihak intelijen telah menjelaskan kepadanya bahwa laporan itu tidak kredibel. Oleh karena itu, jelas Trump, pihak intelijen tidak pernah memberikan briefing dirinya tentang hal ini. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )

"Intelijen baru saja melaporkan kepada saya bahwa mereka tidak menemukan info ini kredibel dan karenanya tidak melaporkannya kepada saya atau Pence. Mungkin tipuan Rusia yang dibuat-buat, mungkin oleh berita palsu New York Times, yang ingin membuat Partai Republik terlihat buruk," ucap Trump. (Baca: Soal Rusia Buru Tentara AS di Afghanistan, Trump Mengaku Tidak Diberitahu )

Pada awal bulan Juli, Trump kembali memberikan pengakuan serupa. Ia mengaku tidak diberitahu tentang laporan Rusia memberikan hadiah kepada Taliban jika berhasil membunuh tentara Amerika karena banyak pejabat intelijen meragukan kebenarannya. Pengakuan Trump ini bertentangan dengan empat sumber AS dan Eropa serta telah dimasukkan dalam laporan CIA yang dilihat banyak orang pada bulan Mei.

"Kami tidak pernah mendengarnya karena intelijen tidak pernah menemukan mutu laporan itu," katanya kepada Fox Business Network.

"Orang-orang intelijen ... banyak dari mereka tidak percaya sama sekali itu terjadi," imbuhnya. (Baca: Soal Rusia Buru Tentara AS di Afghanistan, Trump Mengaku Tidak Diberitahu )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!