'Bat Woman' China: Klaim Covid-19 dari Lab Wuhan Tak Masuk Akal

Selasa, 04 Agustus 2020 - 12:02 WIB
Dia mengatakan klaim Trump tidak masuk akal. "Klaim Presiden AS Trump bahwa SARS-CoV-2 bocor dari lembaga kami benar-benar bertentangan dengan fakta," katanya, yang dilansir Mirror, Senin (3/8/2020).

"Itu membahayakan dan memengaruhi pekerjaan akademis dan kehidupan pribadi kami. Dia berutang permintaan maaf pada kami," imbuh Shi.

Selama 15 tahun, laboratorium tempat Shi bekerja telah mengisolasi tiga virus corona kelelawar yang berhubungan dengan apa yang menginfeksi manusia, agen virus corona yang menyebabkan pandemi SARS pada tahun 2003.

Dia mengklaim 2.000 virus corona kelelawar lainnya adalah sekuens genetik yang diambil dari swab dan feses dari kelelawar, dan salah satunya adalah 96,2 persen identik dengan SARS-CoV-2.

Menanggapi klaim bahwa salah satu staf laboratorium atau pun muridnya telah memicu pandemi, dia mengatakan mereka semua dites negatif baru-baru ini.

Shi mengecam keputusan oleh Institut Kesehatan Nasional AS karena membatalkan hibah kepada EcoHealth Alliance di New York yang mencakup penelitian virus kelelawar di laboratoriumnya.

"Kami tidak memahaminya dan merasa itu benar-benar tidak masuk akal," imbuh dia. (Baca juga: Ahli Virus China Melarikan diri ke AS, Klaim Beijing Menutup-nutupi Corona )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!