Deretan Drone dan Rudal Israel yang Dipakai Azerbaijan Kalahkan Armenia
Minggu, 08 Oktober 2023 - 13:57 WIB
Foto: Air Force Technology
Drone ini dirancang dan diproduksi oleh perusahaan Elbit System dan digunakan oleh militer Israel sejak 1998.
Hermes-450 adalah jenis drone intai yang memiliki panjang 6,1 meter dengan rentang sayap 10.5 meter dan berat 350 kg.
Drone ini dirancang untuk misi taktis lahan lama. Kendaraan ini memiliki daya tahan lebih dari 20 jam dengan misi utama pengintaian, pengawasan, dan komunikasi estafet. Opsi muatannya mencakup sensor elektro-optik/inframerah, komunikasi dan intelijen elektronik, radar bukaan sintetis/indikasi target pergerakan tanah, peperangan elektronik dan sensor hiperspekteral
Foto: The Drive
Drone Orbiter-1K adalah drone kamikaze buatan Israel. Drone yang diberi label 'Kingfisher' ini dapat menggendong hulu ledak seberat 3 kg.
Mempunyai bobot maksimum saat lepas landas 13 Kg, drone ini dibekali beragam sensor elektro-optik/infra merah dengan hulu ledak unik yang punya akustik rendah. Orbiter 1K disebut-sebut tidak akan terdeteksi hingga 2 detik sebelum fase kill dive.
Keistimewaan drone ini adalah jika tidak jadi digunakan atau sasaran tidak ditemukan, drone ini bisa kembali ke pangkalan untuk bisa digunakan dalam misi yang lain.
Drone ini dirancang dan diproduksi oleh perusahaan Elbit System dan digunakan oleh militer Israel sejak 1998.
Hermes-450 adalah jenis drone intai yang memiliki panjang 6,1 meter dengan rentang sayap 10.5 meter dan berat 350 kg.
Drone ini dirancang untuk misi taktis lahan lama. Kendaraan ini memiliki daya tahan lebih dari 20 jam dengan misi utama pengintaian, pengawasan, dan komunikasi estafet. Opsi muatannya mencakup sensor elektro-optik/inframerah, komunikasi dan intelijen elektronik, radar bukaan sintetis/indikasi target pergerakan tanah, peperangan elektronik dan sensor hiperspekteral
3. Drone Orbiter-1K
Foto: The Drive
Drone Orbiter-1K adalah drone kamikaze buatan Israel. Drone yang diberi label 'Kingfisher' ini dapat menggendong hulu ledak seberat 3 kg.
Mempunyai bobot maksimum saat lepas landas 13 Kg, drone ini dibekali beragam sensor elektro-optik/infra merah dengan hulu ledak unik yang punya akustik rendah. Orbiter 1K disebut-sebut tidak akan terdeteksi hingga 2 detik sebelum fase kill dive.
Keistimewaan drone ini adalah jika tidak jadi digunakan atau sasaran tidak ditemukan, drone ini bisa kembali ke pangkalan untuk bisa digunakan dalam misi yang lain.
4. Drone Orbiter-2
tulis komentar anda