Trump: AS-Rusia Sedang Bahas Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir Baru

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 18:40 WIB
Selain itu,, kedua negara juga tidak boleh memliki lebih dari 1.550 hulu ledak pada ICBM yang dikerahkan, SLBM yang ditempatkan dan pembom strategis, dan total 800 peluncur rudal yang dikerahkan dan tidak dikerahkan.

Dokumen tersebut akan tetap berlaku selama 10 tahun, hingga 5 Februari 2021, kecuali jika diganti sebelum tanggal tersebut dengan perjanjian berikutnya tentang pengurangan dan pembatasan senjata ofensif strategis. Itu juga dapat diperpanjang tidak lebih dari lima tahun dengan persetujuan bersama para pihak.

Moskow telah berulang kali meminta Washington untuk tidak menunda perpanjangan perjanjian yang disebutnya sebagai standar emas di bidang pelucutan senjata. ( Lihat grafis: SU-35 Resmi Mendarat, Inilah Jajaran Fighter yang Dimiliki Mesir )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!