Korut Luncurkan Kapal Selam Serangan Nuklir, Korsel Anggap Bualan
Sabtu, 09 September 2023 - 02:57 WIB
Korea Utara luncurkan kapal selam serangan nuklir taktis untuk pertama kalinya. Korea Selatan menganggapnya hanya bualan semata. Foto/KCNA
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengumumkan bahwa Pyongyang telah meluncurkan kapal selam serangan nuklir taktis untuk pertama kalinya pada Rabu. Namun, Korea Selatan (Korsel) menganggap pengumuman itu sebagai bualan semata.
Media pemerintah Korut, KCNA, pada Jumat melaporkan bahwa kapal selam untuk serangan nuklir taktis itu diluncurkan dalam sebuah upacara militer di kota pelabuhan Sinpo. Kapal ini diklaim mampu membawa 10 misil berhulu ledak nuklir.
Militer Korsel pada Sabtu (9/9/2023) menegaskan bahwa kapal selam baru Korut—sebuah kapal selam modifikasi yang sudah ada dan diklaim mampu membawa senjata nuklir serta melakukan perjalanan lebih jauh dibandingkan serangan bawah air Korut lainnya—hanyalah sebuah “penipuan atau hal yang berlebihan".
Baca Juga: Korut Luncurkan Kapal Selam Serangan Nuklir Taktis Baru
Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan Korea Utara perlu melakukan perubahan mendasar pada kapal aslinya untuk mengakomodasi sistem peluncuran rudal baru. "Selain itu, kemunculan kapal selam baru menunjukkan bahwa kapal tersebut tidak dapat dioperasikan secara normal,” kata JCS dalam sebuah pernyataan.
“Ada tanda-tanda penipuan atau hal yang berlebihan,” lanjut JCS, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Media pemerintah Korut, KCNA, pada Jumat melaporkan bahwa kapal selam untuk serangan nuklir taktis itu diluncurkan dalam sebuah upacara militer di kota pelabuhan Sinpo. Kapal ini diklaim mampu membawa 10 misil berhulu ledak nuklir.
Militer Korsel pada Sabtu (9/9/2023) menegaskan bahwa kapal selam baru Korut—sebuah kapal selam modifikasi yang sudah ada dan diklaim mampu membawa senjata nuklir serta melakukan perjalanan lebih jauh dibandingkan serangan bawah air Korut lainnya—hanyalah sebuah “penipuan atau hal yang berlebihan".
Baca Juga: Korut Luncurkan Kapal Selam Serangan Nuklir Taktis Baru
Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan Korea Utara perlu melakukan perubahan mendasar pada kapal aslinya untuk mengakomodasi sistem peluncuran rudal baru. "Selain itu, kemunculan kapal selam baru menunjukkan bahwa kapal tersebut tidak dapat dioperasikan secara normal,” kata JCS dalam sebuah pernyataan.
“Ada tanda-tanda penipuan atau hal yang berlebihan,” lanjut JCS, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Lihat Juga :