Sekjen NATO: Ukraina Makin Dekat untuk Bergabung dengan NATO
Kamis, 07 September 2023 - 22:50 WIB
Keanggotaan Ukraina pada NATO masih menjadi polemik. Foto/Reuters
KIEV - Sekjen NATO Jens Stoltenberg menegaskan bahwa Ukraina semakin dekat untuk bergabung dengan NATO. Dia Rusia “tidak dapat memveto” keanggotaan Ukraina di NATO di masa depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekjen NATO pada Kamis (7/9/2023) di Parlemen Eropa, di mana ia memberi pengarahan kepada anggota Parlemen Eropa mengenai kerja sama antara blok militer pimpinan AS dan UE. Stoltenberg menegaskan bahwa kedua belah pihak “memiliki nilai-nilai [dan] tantangan yang sama.”
Sebagian dari pidatonya didedikasikan untuk apa yang ditawarkan NATO kepada Ukraina pada pertemuan puncak baru-baru ini di Lituania. Kiev tidak diberikan peta jalan menuju keanggotaan seperti yang diminta, namun dijanjikan lebih banyak bantuan militer, perwakilan melalui dewan yang baru dibentuk, dan kesempatan untuk melewatkan langkah yang biasanya harus dilewati oleh kandidat NATO.
“Dan tiga hal ini, interoperabilitas, Dewan NATO-Ukraina dan penghapusan persyaratan Rencana Aksi Keanggotaan untuk Ukraina, menunjukkan bahwa Ukraina belum pernah lebih dekat untuk menjadi anggota NATO dibandingkan saat ini,” kata Stoltenberg, dilansir RT.
Pernyataan tersebut disampaikan Sekjen NATO pada Kamis (7/9/2023) di Parlemen Eropa, di mana ia memberi pengarahan kepada anggota Parlemen Eropa mengenai kerja sama antara blok militer pimpinan AS dan UE. Stoltenberg menegaskan bahwa kedua belah pihak “memiliki nilai-nilai [dan] tantangan yang sama.”
Sebagian dari pidatonya didedikasikan untuk apa yang ditawarkan NATO kepada Ukraina pada pertemuan puncak baru-baru ini di Lituania. Kiev tidak diberikan peta jalan menuju keanggotaan seperti yang diminta, namun dijanjikan lebih banyak bantuan militer, perwakilan melalui dewan yang baru dibentuk, dan kesempatan untuk melewatkan langkah yang biasanya harus dilewati oleh kandidat NATO.
“Dan tiga hal ini, interoperabilitas, Dewan NATO-Ukraina dan penghapusan persyaratan Rencana Aksi Keanggotaan untuk Ukraina, menunjukkan bahwa Ukraina belum pernah lebih dekat untuk menjadi anggota NATO dibandingkan saat ini,” kata Stoltenberg, dilansir RT.
Lihat Juga :