AS akan Banjiri Ukraina dengan Bom Tandan dalam Waktu Dekat

Kamis, 07 September 2023 - 20:19 WIB
Bom tandan tidak dilengkapi dengan alat penghancur diri. Menurut data militer AS, 5% hingga 14% amunisi tersebut mungkin tidak meledak sama sekali karena disimpan terlalu lama.

Akibatnya, bom tersebut dapat tergeletak selama bertahun-tahun, seperti halnya ranjau darat, dan menjadi ancaman bagi warga sipil, lama setelah konflik berakhir.

Ukraina meratifikasi Konvensi Ottawa tentang Munisi Tandan pada tahun 2005, yang melarang penggunaan, pengembangan, produksi, perolehan, penimbunan dan pemindahan bom tandan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!