Kekurangan Pasukan, Ukraina Mewajibkan Pasien HIV Gabung Militer

Senin, 04 September 2023 - 22:01 WIB
Ukraina meluncurkan mobilisasi nasional pada hari-hari awal konflik dengan Rusia, yang pecah pada Februari 2022.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kiev tampaknya telah meningkatkan upaya wajib militernya, dengan video yang beredar secara online menunjukkan petugas wajib militer mengejar calon wajib militer di jalanan, secara fisik menyerang mereka, dan mengancam mereka dengan senjata.

Baca juga: NATO Diprediksi Runtuh pada Tahun 2025, Ini Alasannya

Pasukan Kiev menderita kerugian besar baik personel maupun perangkat keras di tengah upaya serangan balasan terhadap pasukan Rusia yang diluncurkan pada bulan Juni.

Sejauh ini serangan balasan gagal membuahkan hasil nyata, sementara puluhan tank dan kendaraan lapis baja yang dipasok Barat, termasuk tank Leopard 2 buatan Jerman dan kendaraan tempur infanteri Bradley buatan AS, telah hancur.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!