Presiden Anti-Rusia di Negara Bekas Soviet Hadapi Pemakzulan

Jum'at, 01 September 2023 - 22:01 WIB
Zourabichvili diduga melanggar ketentuan tersebut pekan ini, ketika dia terbang ke Eropa yang bertentangan dengan keinginan para menteri.

Dia bertemu dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier pada Kamis (31/8/2023) dan berencana mengunjungi negara-negara Eropa lainnya dengan tujuan mendukung upaya negaranya untuk bergabung Uni Eropa (UE).

Pemerintah Georgia mengatakan pada Rabu bahwa permintaan kantor Zourabichvili untuk menyetujui kunjungan kerja ke Jerman, Ukraina, Swiss, Polandia, Belgia, Denmark, Uni Emirat Arab (UEA), Bulgaria, Republik Ceko, dan Israel telah ditolak.

Kobakhidze mengakui pencopotan presiden dapat menimbulkan tantangan bagi partainya. Dukungan setidaknya sepertiga anggota parlemen diperlukan untuk meminta Mahkamah Konstitusi menyelidiki tuduhan tersebut.

Jika keputusan tersebut membenarkan kasus tersebut, diperlukan dua pertiga suara mayoritas untuk menggulingkan Zourabichvili.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!