China Sebut AS Picu Perang Dingin Baru karena Pilpres
Jum'at, 31 Juli 2020 - 06:34 WIB
Setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memberlakukan larangan terhadap keikutsertaan Huawei dalam jaringan 5G, Liu dengan terus terang memperingatkan bahwa Inggris tidak akan memiliki masa depan jika berusaha memisahkan diri dari negara komunis tersebut.
"Sulit membayangkan 'Global Britain' yang mem-bypass atau mengecualikan China, memisahkan dari China berarti memisahkan dari peluang, memisahkan dari pertumbuhan dan memisahkan dari masa depan," kata Liu.
Dia mengatakan London telah meracuni hubungan kedua negara dengan campur tangan di bekas koloninya, yakni Hong Kong, dan memperingatkan bahwa Inggris akan "membayar mahal" jika ingin memperlakukan China sebagai negara yang bermusuhan.
"Sulit membayangkan 'Global Britain' yang mem-bypass atau mengecualikan China, memisahkan dari China berarti memisahkan dari peluang, memisahkan dari pertumbuhan dan memisahkan dari masa depan," kata Liu.
Dia mengatakan London telah meracuni hubungan kedua negara dengan campur tangan di bekas koloninya, yakni Hong Kong, dan memperingatkan bahwa Inggris akan "membayar mahal" jika ingin memperlakukan China sebagai negara yang bermusuhan.
(min)
Lihat Juga :