Di Tengah Pandemi Covid-19, KBRI London Dorong Startup Inggris Investasi di Indonesia
Kamis, 30 Juli 2020 - 00:10 WIB
Webinar Indonesia’s Digital Economy yang diselenggarakan KBRI London, Rabu (29/7/2020). Foto/KBRI London
LONDON - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London mendorong perusahaan-perusahaan rintisan (startup) Inggris untuk berinvestasi di bidang ekonomi digital Indonesia. Ajakan investasi di tengah pandemi Covid-19 ini disampaikan Wakil Duta Besar (Dubes) RI di London, Adam M. Tugio, dalam webinar “Indonesia’s Digital Economy” yang berlangsung pada Rabu (29/7/2020).
Webinar diselenggarakan KBRI London yang bekerjasama dengan UK-ASEAN Business Council (UKABC) dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London dengan moderator Baroness Neville-Rolfe, Chair UKABC. Webinar diikuti 250 partisipan yang sebagian besar merupakan pelaku usaha ekonomi digital di Inggris, konsultan, pejabat pemerintah, akademisi dan lembaga think tank.
Adam mengatakan selain menjadi ajang promosi, webinar yang diselenggarakan kedutaan merupakan upaya untuk memberikan gambaran potensi Indonesia di sektor ekonomi digital dan diharapkan dapat meningkatkan appetite pelaku ekonomi digital Inggris untuk mengembangkan usahanya dan berinvestasi di pasar ekonomi digital Indonesia pasca-pandemi.
“Dengan pertumbuhan kelas menengah yang terus bertambah, pasar e-commerce Indonesia adalah ladang bisnis yang patut diperhitungkan termasuk buat investor di Inggris,” kata Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves, Odo R.M. Manuhutu dalam pidato kunci di webinar.
Webinar diselenggarakan KBRI London yang bekerjasama dengan UK-ASEAN Business Council (UKABC) dan Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) London dengan moderator Baroness Neville-Rolfe, Chair UKABC. Webinar diikuti 250 partisipan yang sebagian besar merupakan pelaku usaha ekonomi digital di Inggris, konsultan, pejabat pemerintah, akademisi dan lembaga think tank.
Adam mengatakan selain menjadi ajang promosi, webinar yang diselenggarakan kedutaan merupakan upaya untuk memberikan gambaran potensi Indonesia di sektor ekonomi digital dan diharapkan dapat meningkatkan appetite pelaku ekonomi digital Inggris untuk mengembangkan usahanya dan berinvestasi di pasar ekonomi digital Indonesia pasca-pandemi.
“Dengan pertumbuhan kelas menengah yang terus bertambah, pasar e-commerce Indonesia adalah ladang bisnis yang patut diperhitungkan termasuk buat investor di Inggris,” kata Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarves, Odo R.M. Manuhutu dalam pidato kunci di webinar.
Lihat Juga :