Berapa Kali Kudeta Niger Terjadi Sepanjang Sejarah? Simak Ulasannya
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 13:09 WIB
Pada kudeta yang dilakukan, konstitusi negara ditangguhkan dan Majelis Nasional pun dibubarkan. Setelahnya, Kountche membentuk Dewan Militer Tertinggi (SMC) yang beranggotakan 12 orang.
Tugas dari SMC adalah mengendalikan urusan pemerintahan Niger. Sementara itu, menurut berbagai laporan, tercatat 20 orang dikatakan tewas pada kudeta ini.
Pada awal tahun 1996, perwira Angkatan Darat Niger melakukan kudeta terhadap Presiden Mahamane Ousmane dan Perdana Menteri Hama Amadou. Terkait alasannya, mereka menyebut kebuntuan politik telah mengancam reformasi ekonomi.
Setelah kudeta berlangsung, Letnan Kolonel Ibrahim Bare Mainassara menjadi pemimpin. Dia berdalih tujuan kudeta dilakukan untuk memunculkan awal baru untuk negaranya.
Ibrahim Bare Mainassara yang sempat menjadi pemimpin kudeta sebelumnya tewas pada April 1999. Dia terbunuh oleh pembangkang pada penyergapan di bandara Niamey.
Momen ini menjadi jalan bagi kudeta ketiga sepanjang sejarah Niger. Terbukti, Daouda Malam Wanke selaku komandan pengawal presiden mengambil alih kekuasaan.
Namun, setelahnya Wanke mengumumkan pemilihan presiden baru untuk pemerintahan Niger. Setelahnya, Mamadou Tandja terpilih dan naik ke tampuk kekuasaan.
Tugas dari SMC adalah mengendalikan urusan pemerintahan Niger. Sementara itu, menurut berbagai laporan, tercatat 20 orang dikatakan tewas pada kudeta ini.
2. Kudeta 1996
Pada awal tahun 1996, perwira Angkatan Darat Niger melakukan kudeta terhadap Presiden Mahamane Ousmane dan Perdana Menteri Hama Amadou. Terkait alasannya, mereka menyebut kebuntuan politik telah mengancam reformasi ekonomi.
Setelah kudeta berlangsung, Letnan Kolonel Ibrahim Bare Mainassara menjadi pemimpin. Dia berdalih tujuan kudeta dilakukan untuk memunculkan awal baru untuk negaranya.
3. Kudeta 1999
Ibrahim Bare Mainassara yang sempat menjadi pemimpin kudeta sebelumnya tewas pada April 1999. Dia terbunuh oleh pembangkang pada penyergapan di bandara Niamey.
Momen ini menjadi jalan bagi kudeta ketiga sepanjang sejarah Niger. Terbukti, Daouda Malam Wanke selaku komandan pengawal presiden mengambil alih kekuasaan.
Namun, setelahnya Wanke mengumumkan pemilihan presiden baru untuk pemerintahan Niger. Setelahnya, Mamadou Tandja terpilih dan naik ke tampuk kekuasaan.
Lihat Juga :