Hizbullah Serukan Umat Islam Menghukum Negara yang Izinkan Pembakaran Al-Qur'an

Minggu, 30 Juli 2023 - 02:56 WIB
"OKI dan negara-negara anggotanya harus mengirimkan pesan yang tegas, kuat dan keras kepada pemerintah-pemerintah ini bahwa setiap serangan berulang akan ditanggapi dengan boikot," kata Nasrallah, seperti dikutip AP, Minggu (30/7/2023).

"Jika tidak, pemuda Muslim harus menghukum para penista."

Dia tidak merinci apa yang harus diboikot dan hukuman seperti apa yang dimaksud.

Massa yang membawa spanduk dengan slogan-slogan agama di samping bendera Hizbullah, Lebanon dan Palestina, meneriakkan; “Oh, Qur'an, kami siap melayani Anda; Oh, Hussein, kami siap melayani Anda.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!